Kategori: Ekonomi

Millennial Motor Penggerak UMKM

Millennial Motor Penggerak UMKM

Millennial Motor Penggerak UMKM, – Di tengah pandemi COVID-19, para pengusaha, termasuk kaum milenial, dituntut untuk bisa beralih dari offline ke teknologi digital dengan cepat. Menurut Presiden Jokowi, pandemi ini juga memaksa kita mengubah cara bekerja, belajar, berkonsumsi, hingga bertransaksi menjadi lebih banyak di pasar daring.

Kontribusi generasi millennial diyakini akan terus meningkat dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Mereka juga bakal berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Millennials sebagai generasi penerus bangsa akan menjadi motor penggerak new UMKM di masa kini dan masa depan,” kata Guberunur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, dalam sambutannya di Karya Kreatif Indonesia (KKI) seri III yang digelar secara virtual, Jumat.

Melansir https://slotpragmatic.asia/, Tetapi ia optimistis, UMKM Indonesia bisa bergerak dengan cepat. Apalagi, jika menjadikan UMKM milik generasi milenial sebagai motor penggerak.

Millennials akan menjadi potensi besar bagi UMKM

Perry mengungkapkan generasi millennial juga akan menjadi potensi besar bagi UMKM, khususnya mereka yang semakin mencintai produk dalam negeri. Tidak hanya konsumtif, millennial diharapkan dapat tumbuh menjadi wirausaha.

“Kiprah millennials dapat kita lihat dari sekarang di berbagai bidang untuk menjadi titik balik UMKM bangkit sebagai kekuatan ekonomi baru,” katanya.

Pada seri pertama dan kedua, Karya Kreatif Indonesia mendorong UMKM ekspor dan UMKM digital sekaligus mendorong Gerakan Bangga Buatan Indonesia.

Jurus Erick Thohir naikkan kelas UMKM

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan sejumlah strateginya untuk mendukung UMKM ‘naik kelas’. Menurut dia, ada tiga hal utama yang dia lakukan untuk mewujudkan tujuan tersebut.

“Pertama menyiapkan infrastruktur, kedua pendanaan lalu pasar atau market,” katanya

Total nilai penjualan mencapai Rp10,5 miliar

Pada dua seri penyelenggaraan KKI, Perry menyebut bahwa animo masyarakat cukup tinggi. Pihaknya mencatat lebih dari 53 ribu pengunjung hadir dalam acara yang diikuti oleh 379 UMKM tersebut.

Bahkan total nilai penjualan mencapai Rp10,5 miliar, pencapaian business matching mencapai Rp113,2 miliar. Komitmen pembiayaan mencapai Rp4,7 miliar dan ada 16 pembeli dari enam negara yang mencapai kesepakatan.

Karena pembeli dari enam negara itu, lanjut dia, berasal dari Singapura, Italia, Korea, Australia, Jepang dan Tiongkok.

“Nilai transaksi Karya Kreatif Indonesia merupakan dampak nyata dan menjadi daya pendorong UMKM untuk terus berkreasi dan maju di tengah pandemi,” ungkap dia.

Tips Kelola Keuangan Saat Pandemi

Tips Kelola Keuangan Saat Pandemi

Tips Kelola Keuangan Saat Pandemi, – Setiap orang pasti merasakan kesulitan dalam hal mengelola keuangan mereka. Terlebih lagi jika Anda masih awam dengan tips dan trik cara mengatur keuangan yang tepat.

Hal tersebut bisa memungkinkan setiap pendapatan yang Anda miliki selalu tidak mencukupi sampai akhir bulan dan itu sangat membuat Anda merasa kesal.

Gak bisa dimungkiri kalau pandemik COVID-19 membuat pendapatan orang banyak berkurang. Bahkan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa rata-rata upah buruh di Agustus 2020 telah turun 5,18 persen dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, tingkat pengangguran di Indonesia juga menyentuh 9,77 juta atau naik 2,67 juta dari Agustus 2019.

Disebutkan pula dalam Berita Resmi https://slotpragmatic.asia/, dari total penduduk usia kerja yang berjumlah 203,97 juta orang, 14,28 persen di antaranya atau 29,12 juta orang terdampak COVID-19.

Bukan rahasia lagi bahwa ketika berbagai sektor industri mengalami tekanan. Maka, para pekerja rentan mengalami risiko berkurangnya penghasilan bulanan hingga pemutusan hubungan kerja.

Jangan sembarangan mengurangi pengeluaran

Khawatir mengeluarkan uang dalam jumlah besar itu wajar karena pemasukan bulanan kamu juga sedang berkurang. Di samping itu, muncul pula kekhawatiran lain yaitu hilangnya pekerjaan karena perusahaan tempat kamu bekerja ingin melakukan penekanan biaya operasional.

Aulia mengatakan jika kamu harus mengurangi pengeluaran, maka kurangilah pengeluaran yang bersifat keinginan seperti belanja barang branded, belanja barang-barang hobi, dan kegiatan konsumtif lain yang berhubungan dengan gaya hidup.

“Mengurangi bukan berarti menghilangkan. Alokasikan saja 10 hingga 15 persen dari pemasukan bulanan untuk kegiatan yang bersifat hiburan atau keinginan. Dan prioritaskan pengeluaran kamu untuk memenuhi hal-hal wajib seperti bayar pajak dan utang, serta kebutuhan sehari-hari,” kata Aulia.

Bila ada uang tunai yang besar, lunasi utang-utang konsumtif

Seperti yang dijelaskan di atas, cicilan utang tentu akan menjadi bagian dari pengeluaran wajib. Bila kamu memiliki tabungan atau kas dan setara kas yang besarannya di atas 20 persen dari kekayaan bersih. Lunasi saja utang tertunggak yang bersifat konsumtif seperti utang kartu kredit, payday loan di pinjaman online, dan, utang konsumtif jangka pendek lainnya.

Beberapa jenis utang konsumtif misalnya utang kartu kredit, kredit tanpa agunan (KTA), kredit kendaraan bermotor, dan lainnya.

“Kerugian memiliki utang konsumtif adalah utang tersebut hanya akan menggerus kekayaan bersih kamu di masa yang akan datang, lain halnya jika Anda berutang untuk membeli aset atau bisnis (produktif),” kata Aulia.

Kisah Sukses Melewati Krisis ala Sido Muncul

Kisah Sukses Melewati Krisis ala Sido Muncul

Kisah Sukses Melewati Krisis ala Sido Muncul, – Tidak ada usaha yang mudah dan bisa berhasil begitu saja. Hal itu cocok menggambarkan situasi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul yang sempat mengalami kesulitan pada saat krisis ekonomi Indonesia pada 1998 atau 22 tahun silam.

Padahal waktu itu, tepatnya 1997, Sido Muncul baru saja memulai membangun dan peletakan batu pertama pabrik di Klepu, Ungaran, Semarang, Jawa Tengah.

Sido Muncul pernah mengalami kesulitan pada saat krisis ekonomi Indonesia pada 1998 atau 22 tahun silam. Padahal waktu itu, tepatnya 1997, Sido Muncul baru saja mulai membangun dan peletakan batu pertama pabrik di Klepu, Ungaran, Semarang, Jawa Tengah.

“Tahun 1997 kami mulai membangun pabrik yang pas krismon (krisis moneter), Agustus 1997. Tapi tahun 98 kita tidak berhenti,” kata Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat dalam program Suara Millennial by https://slot-online.games/ di kantornya, Jakarta, Selasa.

Tetap lanjutkan bangun pabrik

Irwan mengatakan kala itu, Sido Muncul tetap membangun pabrik di tengah kejatuhan ekonomi Indonesia. Alhasil, pabrik yang direncanakan dibangun 2 hektare hanya terwujud 1 hektare saja.

“Saya dan adik saya terus (bangun) saja, terus tidak berhenti. Tapi karena kenaikan (harga) harus bangun 2 hektare tapi jadinya cuma 1 hektare,” ujarnya.

Akui tidak terlalu pintar tapi malah jadi pemenang

Irwan mengatakan kepada pembaca bahwa ia tidak terlalu pandai masalah keuangan kala itu. Ia tetap bersikeras membangun pabrik Sido Muncul di Ungaran.

“Saya dan adik gak begitu. Mikir yang begitu. Kami gak begitu pintar soal itu. Tapi malah waktu krisis lewat kami yang paling siap,” ujarnya.

Tidak menurut kata teman untuk menahan uang

Sebagai salah satu contoh irwan juga tidak mendengarkan saran teman-temannya yang merekomendasikan untuk tidak menggunakan uang dan menabungnya saja di bank.

“Padahal bunga bank waktu didepositokan 72 persen per tahun, atau satu bulan 6 persen. Saya gak tahu dorongan apa yang buat kami tetap membangun. Semua bilang ‘Kenapa dibangun? Kan dapat (bunga) 72 persen’,” kata Irwan menceritakan kisahnya.

Siapkan Rp34 Triliun untuk Pengadaan Vaksin COVID-19

Siapkan Rp34 Triliun untuk Pengadaan Vaksin COVID-19

Siapkan Rp34 Triliun untuk Pengadaan Vaksin COVID-19, – Pemerintah sudah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan vaksin Covid-19 sebesar Rp 34,23 triliun. Adapun anggaran tersebut akan gunanya untuk pengadaan vaksin pada tahun ini maupun tahun depan.

“Kalau kita lihat totalnya mencapai Rp 5 triliun plus Rp 29,23 triliun untuk program vaksinasi tahun depan, yang ini memang sudah di-earmar,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Kamis.

Melansir http://poker88asia.info/, Anggaran pengadaan vaksin ini berasal dari skema burden sharing antara pemerintah dengan Bank Indonesia (BI). Dalam skema tersebut, BI membeli surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah dengan bunga nol persen.

“Ini dananya berasal dari Pak Gubernur (BI), yang nol persen. Itu adalah seluruh pengelolaan dana-dana kesehatan,” jelas dia.

Berasal dari skema burden sharing dan masuk dalam program PEN

Anggaran ini berasal dari skema burden sharing antara pemerintah dengan Bank Indonesia (BI) mengenai belanja public goods sektor kesehatan.

Program pengadaan vaksin, termasuk pada bidang kesehatan dalam penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN). Sri Mulyani menyebut pemerintah merealokasi atau melakukan alokasi ulang anggaran dalam rangka mempercepat penyerapan anggaran PEN.

Secara keseluruhan pemerintah menyiapkan dana Rp695,2 triliun untuk menangani pandemik

Pemerintah menyiapkan dana mencapai Rp695,2 triliun untuk menangani pandemik COVID-19 pada seluruh klaster. Selain kesehatan, pemerintah juga mengalokasikan dana untuk klaster perlindungan sosial sebesar Rp234,33 triliun, sektoral kementerian/lembaga dan pemda Rp65,97 triliun, UMKM Rp114,81 triliun, pembiayaan korporasi Rp62,22 triliun, dan insentif usaha Rp120,6 triliun.

Pemerintah siapkan Rp97,26 triliun untuk klaster kesehatan

Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp97,26 triliun untuk klaster kesehatan dalam program penanganan pandemik COVID-19.

Dana tersebut kami gelontorkan untuk:

  • Program belanja penanganan COVID-19 Rp45,23 triliun
  • Insentif tenaga kesehatan Rp6,63 triliun
  • Bantunan kematian RpRp600 miliar
  • Bantuan iuran jaminan kesehatan nasional (JKN) Rp4,11 triliun
  • Gugus tugas COVID-19 Rp3,5 triliun
  • Insentif perpajakan di bidang kesehatan Rp3,49 triliun
  • Cadangan penanganan kesehatan dan vaksin Rp5 triliun
  • Cadangan program vaksinasi dan perlindungan sosial 2021 yang sudah kami tandai dalam SILPA 2020 Rp29,23 triliun.

Pertumbuhan Ekonomi Seluruh Daerah Juga Minus

Pertumbuhan Ekonomi Seluruh Daerah Juga Minus

Pertumbuhan Ekonomi Seluruh Daerah Juga Minus, – Indonesia resmi resesi setelah realisasi pertumbuhan kuartal III-2020 berada di zona negatif. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 3,49% dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

Rendahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia ini juga terlihat dari pertumbuhan seluruh daerah atau pulau di tanah air. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, seluruh daerah pertumbuhan ekonominya minus.

Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2020, minus 3,49 persen. Indonesia pun kini masuk ke jurang resesi.

Melansir http://downloadjoker123.org/, Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, kontraksi ekonomi yang dialami Indonesia juga terjadi di seluruh daerah.

“Dari sisi pertumbuhan ekonomi, seluruh pulau mengalami kontraksi dengan kedalaman berbeda-beda,” ujar dia dalam konferensi pers secara virtual, Kamis.

Bali dan Nusa Tenggara ekonominya terkontraksi paling dalam

Berdasarkan data BPS, Bali dan Nusa Tenggara menjadi daerah yang pertumbuhan ekonominya minus cukup dalam, yakni 6,80 persen. Sementara, pertumbuhan ekonomi di Jawa minus 4,00 persen, Sumatra minus 2,22 persen.

Kemudian, Kalimantan minus 4,23 persen, Sulawesi minus 0,82 persen, Bali dan Nusa Tenggara minus 6,80 persen, Maluku dan Papua minus 1,83 persen.

“Sementara di Sulawesi masih mengalami kontraksi yang paling landai, yaitu 0,82 persen,” kata Suhariyanto.

Ekonomi Indonesia disebut telah memasuki fase pemulihan

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengklaim pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2020 yang tercatat lebih baik dari pada kuartal II 2020, adalah tanda dimulainya pemulihan ekonomi. Pada kuartal II selama April-Juni, ekonomi Indonesia minus 5,32 persen, sedangkan pada kuartal III selama Juli-September, minus 3,49 persen.

“Hal ini lebih baik dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar minus 5,32. Hal ini menunjukkan bahwa proses pemulihan ekonomi dan pembalikan arah atau turning point dari aktivitas-aktivitas ekonomi nasional menunjukkan ke arah zona positif,” kata dia.

Jawa masih memberi kontribusi ekonomi terbesar

Jawa dan Sumatra masih menjadi pulau yang paling besar kontribusinya terhadap perekonomian, yaitu sekitar 88 persen. Kontribusi Jawa sebesar 58,88 persen dan Sumatra 21,53 persen.

Sedangkan pulau lainnya, seperti Kalimantan sebesar 7,70 persen, Sulawesi sebesar 6,60 persen, Bali dan Nusa Tenggara sebesar 2,93 persen, Maluku dan Papua sebesar 2,37 persen.

Perjalanan Ekonomi RI Sepanjang 2020

Perjalanan Ekonomi RI Sepanjang 2020

Perjalanan Ekonomi RI Sepanjang 2020, – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional akan berada di kisaran minus 1,1% sampai positif 0,2% di tahun 2020. Hal itu menyusul realisasi pertumbuhan ekonomi minus 5,32% pada kuartal II tahun ini.

Besok atau tepatnya pada Kamis, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III 2020. Pengumuman tersebut bakal menentukan kondisi ekonomi Indonesia. Jika kembali mengalami kontraksi atau minus, Indonesia akan mengalami resesi.

Resesi terjadi bila pertumbuhan ekonomi suatu negara mengalami kontraksi selama dua kuartal berturut-turut (6 bulan). Pemerintah akhirnya realistis bahwa ekonomi Indonesia di kuartal III 2020 tidak akan bisa mencapai positif. Presiden Jokowi misalnya, telah mengatakan pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal minus 3 persen pada kuartal tersebut.

“Di kuartal III kita juga mungkin sehari, dua hari, ini akan diumumkan oleh BPS, juga masih berada di angka minus. Perkiraan kita di angka minus tiga. Naik sedikit,” kata Jokowi seperti yang disiarkan langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin.

Bila perkiraan mantan Wali Kota Solo itu tepat, atau setidaknya benar-benar minus, Selamat datang resesi!

Sambil menunggu pengumuman resminya besok, mari kita tengok lagi perjalanan pertumbuhan ekonomi Indonesia di sepanjang 2020 ini, atau sampai menuju kuartal III 2020. https://maxbetresmi.com/ merangkumnya untuk kamu.

Kuartal I 2020 (periode Januari-Maret)

Membuka lembaran baru di 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia nyatanya tidak membaik. pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan I 2020 sebesar 2,97 persen. Angka ini turun signifikan dibandingkan kuartal IV 2019 yang sebesar 4,97 persen.

Mandeknya pertumbuhan ekonomi Indonesia lantaran wabah virus corona atau COVID-19 membuat ekonomi global mengalami pelemahan, termasuk Indonesia. Pemerintah pun sudah memprediksi adanya pelemahan ekonomi tersebut.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, penurunan ini merupakan yang terendah sejak 2001. “Tetapi ini tidak bisa dibandingkan seperti itu karena situasi yang dihadapi berbeda, diliputi ketidakpastian,” ujarnya dalam video conference, Selasa.

Dikutip dari data BPS, pada 2001, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 3,32 persen. Rinciannya, triwulan I sebesar 4,80 persen, triwulan II sebesar 3,79 persen, triwulan III sebesar 3,15 persen dan triwulan IV sebesar 1,60 persen.

Kuartal II 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia anjlok signifikan dan mendekat ke resesi

Pandemik COVID-19 benar-benar membuat ekonomi dalam negeri babak belur. Pada kuartal II 2020 atau periode April-Juni, pertumbuhan Indonesia minus 5,32 persen. Pada saat itu, pemerintah memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Imbasnya, banyak sektor usaha yang terdampak dan terpaksa merumahkan karyawannya hingga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dampak tersebut berimbas pada daya beli masyarakat. Mereka yang kehilangan penghasilan hingga mengalami ketidakpastian, mendorong terjadinya pelemahan konsumsi masyarakat. Mereka yang ada di golongan menengah atas pun ikut menahan uangnya lantaran ketidakpastian dari COVID-19.

Dengan realisasi tersebut, maka Indonesia menapakkan satu kakinya di jurang resesi. Resesi adalah kondisi dimana pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi atau minus selama dua kuartal berturut-turut atau selama 6 bulan.

Jurus Bank Indonesia Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah

Jurus Bank Indonesia Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah

Jurus Bank Indonesia Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah, – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengantongi tiga strategi jitu untuk meningkatkan daya saing perbankan syariah. Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Penelitian dan Pengembangan Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK, Deden Firman Hendarsyah.

Pertama, penguatan modal perbankan syariah. Mencakup konsolidasi, penambahan modal dari induk, hingga rencana pengembangan anak usaha.

Kedua, sinergi ekosistem ekonomi syariah. Diantaranya melalui dukungan industri halal di Indonesia sebagai momentum bagi bank syariah untuk dapat maksimal memberikan pelayanan melalui berbagai layanan keuangan yang handal dna berbasis teknologi.

Melansir https://maxbetresmi.com/, Akselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional merupakan bagian dari transformasi menjadikan Indonesia sebagai pusat rujukan ekonomi syariah global menuju Indonesia maju. Oleh sebab itu, keunggulan yang dimiliki Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim perlu dioptimalkan.

“ISEF menjadi momentum akselerasi semua pihak untuk memperluas kerja sama internasional,” kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam Indonesia Syariah Economic Festival (ISEF) ke-7 tahun 2020 yang ditayangkan secara virtual, Rabu.

Tiga komitmen BI dorong pengembangan ekonomi syariah

Perry bahwa Bank Indonesia mengadopsi tiga pilar guna mendukung akselerasi ekonomi dan keuangan syariah nasional. Pertama, pemberdayaan ekonomi syariah diarahkan untuk membangun mata rantai ekonomi halal. Dengan sektor-sektor unggulan: pertanian, fesyen, wisata ramah muslim, energi terbarukan.

Kedua, keuangan syariah, memperluas produk dan akses keuangan baik komersial, yaitu perbankan, pasar keuangan dan lembaga keuangan lainnya; maupun keuangan sosial, yaitu zakat, infak atau sodaqoh (sedekah) dan wakaf. Ketiga, edukasi dan sosialiasi.

“ISEF diharapkan dapat menyinergikan dan merealisasikan berbagai pemikiran dan inisiatif nyata untuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Sehingga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi nasional dan global,” tutur dia.

Indonesia punya potensi besar dalam ekonomi syariah

Sementara itu, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia punya potensi besar dalam bidang ekonomi syariah. Bahkan, potensi tersebut bahkan dilirik oleh negara-negara lain yang bukan mayoritas berpenduduk muslim.

“Ekonomi dan keuangan syariah masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan, tidak hanya diminiati oleh negara mayoritas muslim tapi juga negara lain seaperit Jepang, Thailand, Inggris dan Amerika Serikat,” ucap dia.

Oleh sebab itu, Jokowi meminta semua pihak bisa menangkap peluang tersebut. Sehingga, nantinya ekonomi syariah bisa menjadi pondasi kuat dalam menopang ekonomi domestik.

“Indonesia dengan jumlah penduduk muslim besar di dunia harus menangkap peluang ini dengan mendorong akselerasi percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional sebagai bagian dari transformasi Indonesia maju dan menjadikan indonesia sebagai rujukan ekonomi syariah global,” tambah dia.

Orang Terkaya di Korsel yang Tersandung Kasus Korupsi

Orang Terkaya di Korsel yang Tersandung Kasus Korupsi

Orang Terkaya di Korsel yang Tersandung Kasus Korupsi, – Forbes baru saja merilis daftar 50 orang terkaya di Korea Selatan. Agak beda dengan negara lainnya, deretan orang terkaya negeri ginseng ini dipenuhi dengan pengusaha di sektor elektronik, teknologi komunikasi, farmasi, game online, dan kosmetik.

Posisi teratas masih diisi oleh Chairman Samsung Group Lee Kun Hee, 77 tahun, yang dinobatkan jadi konglomerat terbesar di Korea dengan harta sejumlah US$ 16,8 miliar atau setara Rp 234 triliun. Sejak dikabarkan terkena serangan jantung pada 2014, belum ada kabar terkini soal kondisi kesehatannya.

Mantan bos grup Samsung, Lee Kun-hee pada Minggu meninggal di rumah sakit di Korea Selatan. Kun-hee wafat di usia 78 tahun dan disaksikan anggota keluarga terdekatnya, termasuk putranya, Jay Y. Lee yang sedang dibui karena tersangkut skandal penyuapan.

Stasiun berita https://maxbetresmi.com/ hari ini melaporkan Kun-hee memiliki peranan sangat penting bagi Samsung lantaran di bawah kepemimpinannya perusahaan keluarga itu menjelma menjadi produsen ponsel dan chip memori terbesar di dunia. Kontribusi penjualan produk Samsung bahkan menyumbang 1/5 ke Produk Domestik Bruto (PDB) Negeri Ginseng.

Atas semua pencapaian itu, maka tak heran Kun-hee menjadi konglomerat terkaya di Korsel dan pengusaha yang paling berpengaruh. Menurut laporan Majalah Forbes, Kun-hee diperkirakan memiliki kekayaan mencapai US$21 miliar atau setara Rp310 triliun.

“Dengan sangat sedih, kami mengumumkan wafatnya Lee Kun-hee, Presiden Samsung Elektronik. Presiden Lee merupakan seorang visioner yang mengubah Samsung menjadi inovator unggulan dan pembangkit industri terkemuka dari yang semula bisnis lokal. Semua warisannya akan menjadi abadi,” demikian pernyataan tertulis dari Samsung pada hari ini.

Sebagai konglomerat terkaya di Korsel, hubungan dan pengaruhnya pun sampai merambah Istana Kepresidenan. Kun-hee terpaksa mundur dari kursi pimpinan tahun 2008 lalu lantaran tersangkut kasus korupsi dan penggelapan pajak. Kini putera Kun-hee, Jay juga tersangkut kasus serupa.

Lee Kun-hee mulai memimpin Samsung pada 1987 usai ayahnya meninggal

Dilansir dari stasiun berita BBC, Lee Kun-hee merupakan generasi ketiga dari pendiri Samsung, Lee Byung-chul. Perusahaan teknologi itu didirikan pada 1938. Rupanya ketika Byung-chul mendirikan Samsung, ia masih berprofesi sebagai eksportir buah dan ikan.

Kun-hee mulai masuk ke Samsung pada 1968. Ia mulai mengambil alih posisi sebagai presiden perusahaan pada 1987, usai ayahnya tutup usia.

Ketika ditinggalkan oleh sang ayah, Samsung masih dipandang sebagai perusahaan teknologi yang menghasilkan produk dengan harga murah dan berkualitas rendah. Tetapi, di bawah kepemimpinannya, Samsung menjelma menjadi perusahaan teknologi yang memproduksi beragam produk mulai dari ponsel hingga komputer canggih berkualitas prima.

Kun-hee mulai dikenal ketika mengucapkan kalimat “mari kita ubah semuanya, kecuali istri dan anak-anak kita” pada 1993 lalu. Tak lama setelah itu, Samsung kemudian membakar sebanyak 150 ribu produk ponsel yang tersisa.

Di bawah kepemimpinan Kun-hee, Samsung tidak hanya menjadi perusahaan produsen ponsel, tetapi juga chip memori, bahkan menjadi pemain besar untuk pasar LCD serta semi konduktor. Kun-hee sempat mundur sebagai presiden perusahaan pada 2008 lalu ketika ia tersangkut kasus korupsi dan penggelapan pajak.

Putera Lee Kun-hee turut dibui selama 5 tahun karena tersangkut kasus korupsi

Tidak berbeda dari nasib ayahnya, Lee Jae-yong yang menggantikan Lee Kun-hee memimpin Samsung Electronic Co. turut terlibat skandal korupsi. Jae-yong mulai memimpin perusahaan raksasa teknologi itu pada 2014 lalu, tak lama usai ayahnya terkena serangan jantung.

Stasiun berita CNBC pada 2017 lalu melaporkan di pengadilan, Jae-yong mengaku bersalah untuk beberapa tindak kriminal sekaligus antara lain penggelapan uang, suap, hingga memberi keterangan palsu.

Ia terbukti menyuap mantan Presiden Korsel, Park Geun-hye. Berdasarkan fakta di pengadilan Jae-yong menyuap mantan Presiden Geun-hey melalui orang terdekatnya. Tujuannya, agar kebijakan Pemerintah Korsel lebih menguntungkan perusahaan Samsung.

Mantan Presiden Geun-hye dilaporkan pada 2015 lalu menyetujui merger antara Samsung C&T dan Cheil Industries. Salah satu pemilik saham di Samsung C&T, Elliott Associates, menolak merger tersebut lantaran lebih menguntungkan Cheil Industries.

Namun, pengadilan banding pada 2018 memutuskan untuk menunda hukuman bui bagi Jae-yong. Ketika itu, ia yang masih menjabat sebagai Wakil Presiden Samsung Electronic, bisa keluar dari penjara.

Sementara, mantan Presiden Geun-hye dijatuhi vonis 25 tahun penjara karena terbukti menyalahgunakan kekuasaan dan menerima suap. Geun-hye menjadi Presiden kelima di Korsel yang terseret kasus hukum dan dibui.

Pasar Saham dan Rupiah Tertekan Sepanjang Hari

Pasar Saham dan Rupiah Tertekan Sepanjang Hari

Pasar Saham dan Rupiah Tertekan Sepanjang Hari, – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencetak penguatan cukup mengesankan di awal perdagangan hari ini, Senin.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat ke posisi Rp14,755 per dolar AS atau menguat 17,5 poin dibandingkan dengan posisi penutupan rabu di level 14.772 per dolar AS.

Pada pukul 10.06 WIB, rupiah terpantau melemah 19 poin atau 0,13 persen ke posisi Rp14.791,5 per dolar AS. Sepanjang perdagangan rupiah bergerak di rentang Rp14.755 hingga Rp14.795 per dolar AS.

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis. IHSG ditutup pada posisi 5.091,816 turun 4,63 poin atau 0,09 persen.

Pelemahan dipicu pasar yang masih menunggu kabar lolosnya paket stimulus di Amerika Serikat, serta kenaikan kasus COVID-19. Tidak hanya IHSG atau pasar saham, rupiah pun ikut melemah sepanjang hari ini.

“Market juga bersikap wait and see menjelang rilis pertumbuhan ekonomi kuartal III, terkait kepastian resesi perekonomian Indonesia dari pemerintah,” ujar analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Kamis dilansir http://poker88asia.info/.

Sementara itu, nilai tukar rupiah dipatok dalam kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor melemah. Data Bank Indonesia menunjukkan, hari ini kurs Jisdor mencapai Rp14.794 per dolar AS, melemah 8 poin atau 0,05 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan terakhir.

Sektor-sektor yang terkoreksi

Secara sektoral, tujuh sektor terkoreksi, di mana sektor pertambangan dan sektor pertanian turun paling dalam. Yaitu masing-masing minus 1,01 persen, diikuti sektor konsumer minus 0,68 persen.

Sedangkan, tiga sektor meningkat, di mana sektor industri dasar naik paling tinggi, yaitu 1,25 persen. Diikuti sektor infrastruktur dan sektor keuangan masing-masing 0,77 persen dan 0,65 persen.

IHSG melemah sejak pagi hari

IHSG dibuka melemah pada pembukaan perdagangan, Kamis (22/10/2020) pagi. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG sempat melemah 12 poin menjadi 5.085.

Investor membukukan transaksi pagi ini sebesar Rp630 miliar dengan volume transaksi sebesar 1,2 miliar lembar saham dan frekuensi sebanyak 53,699 kali. Sebanyak 111 saham menguat, 119 melemah, dan 165 tidak mengalami perubahan.

Data transaksi IHSG

Dilansir RTI, investor membukukan transaksi sore ini sebesar Rp9,356 triliun dengan volume transaksi sebesar 14,687 miliar lembar saham, dan frekuensi sebanyak 686.064 kali.

Sebanyak 147 saham menguat, 264 melemah dan 180 tidak mengalami perubahan.

Apa Kabar Janji soal Transformasi Ekonomi?

Apa Kabar Janji soal Transformasi Ekonomi?

Apa Kabar Janji soal Transformasi Ekonomi?, – Pemerintah mengenalkan kebijakan transformasi ekonomi guna menyelesaikan berbagai tantangan di bidang ekonomi. Sejumlah hal dirancang untuk mendorong transformasi ekonomi agar menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan berkualitas.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa transformasi ekonomi merupakan prasyarat dari peningkatan dan kesinambungan pertumbuhan serta penanggulangan kemiskinan, sekaligus pendukung bagi keberlanjutan pembangunan.

Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, resmi menjabat satu tahun, pada Selasa. Saat terpilih untuk kedua kalinya sebagai presiden, Jokowi menyampaikan ada lima prioritas utama dalam pemerintahannya agar Indonesia bisa keluar dari jebakan negara berpenghasilan rendah pada 2045 mendatang.

Prioritas itu yakni pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, pemangkasan dan penyederhanaan regulasi yang menjadi kendala, penyederhanaan birokrasi agar investasi untuk penciptaan lapangan kerja diprioritaskan, dan yang terakhir ialah transformasi ekonomi agar Indonesia tidak hanya fokus pada SDA tetapi mengoptimalkan industri manufakfur dalam negeri.

Lantas, bagaimana pencapaian bidang transformasi ekonomi selama satu tahun kepemimpinan Presiden Jokowi dan wakilnya Ma’ruf Amin?

Transformasi ekonomi dari ketergantungan terhadap SDA menjadi industri manufakfur dinilai belum terlihat

Ekonom CORE, Muhammad Faisal mengatakan bahwa rencana transformasi ekonomi dari ketergantungan terhadap sumber daya alam (SDA) menjadi industri bernilai tambah atau manufakfur, belum terlihat implementasinya selama satu tahun ini.

Hal itu dinilainya, lantaran banyak kendala yang dihadapi dalam mewujudkan salah satu prioritas Jokowi untuk target jangka panjang tersebut. Apalagi semenjak adanya COVID-19, pemerintah terpaksa harus melakukan realokasi anggaran serta menyelamatkan ekonomi untuk jangka pendek.

Faisal bilang untuk mewujudkan transformasi ekonomi, salah satu program jangka panjang yang dibuat oleh pemerintah ialah melalui UU Cipta Tenaga Kerja. Namun, dia menilai banyak kebijakan yang tidak jelas sehingga hal ini justru akan menimbulkan masalah yang berkelanjutan.

“Manufaktur dikaitkan infrastruktur kerja, arahan ini invstasi ke manufaktur belum jelas apakah UU Ciptaker prioritasnya ke mana. Kalau mau prioritas ke manufaktur bukan komoditas apakah yang menjadi prioritas investasi adalah manufaktur. Bukan di jasa itu belum jelas,” kata dia kepada https://christian-mommies.com/, Senin.

Biaya logistik tinggi menjadi hambatan manufakfur

Selanjutnya, masih adanya hambatan untuk manufaktur yakni terkait biaya logistik yang masih tinggi. Menurut dia, hal ini mengganggu kebijakan perdagangan terkait pembangunan industri manufaktur. “Dalam konteks itu tadi infrastrusktur struktural ekonomi, ” katanya.

Menurutnya, memang sejak 2014, Jokowi sudah memprioritaskan pembangunan insfrastukruktur hingga ke pelosok Tanah Air. Tujuannya agar ongkos logistiknya lebih rendah, sehingga industri manufaktur bisa ikut tergerak. Namun, hinggga saat ini, biaya logistik Indonesia mencapai 23,5 persen dari PDB. Angka itu jauh lebih tinggi dari Malaysia yang hanya sebesar 13 persen dari PDB.

Pada 24 September Lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani pun sempat menargetkan biaya logistik nasional bisa ditekan menjadi 17 persen dari Produk Domestik Bruto atau PDB melalui pembentikan Ekosistem Logistik Nasional atau National Logistic Ecosystem (NLE).