Suku Komodo Diperkenalkan ke Peserta Famtrip Promosi Wisata Budaya dan Kuliner

Suku Komodo Diperkenalkan ke Peserta Famtrip Promosi Wisata Budaya dan Kuliner

Suku Komodo Diperkenalkan ke Peserta Famtrip Promosi Wisata Budaya dan Kuliner – Banyak sekali hal yang disajikan kepada pengunjung Famtrip Promosi Wisata Budaya dan Kuliner. Bukan hanya alam Labuan Bajo yang eksotis yang diperkenalkan. Bahkan, suku yang mendiami Taman Nasional Komodo ikut dikunjungi.

Suku tersebut dikenal dengan nama Suku Komodo. Namun, suku ini sudah ada terlebih dahulu sebelum kedatangan Suku Bajo. Menurut Ranger Taman Nasional Komodo Abdurahman, nenek moyang suku ini asli dari Pulau Komodo.

“Di kawasan Taman Nasional Komodo ada Suku Komodo. Nenek moyang kami asli dari Pulau Komodo. Jadi, kami sudah ada sejak awal. Sebelum Suku Bajo datang. Karena asli sini, kami pun direkrut menjadi Ranger dan diijinkan berjualan di Loh Liang, Pulau Komodo,” ungkap Abdurahman.

Cerita pun berkembang. Komodo yang termasuk satwa langka dipercaya sebagai kembaran Suku Komodo. Mereka dilahirkan oleh Putri Naga yang menikah dengan pria setempat. Putri Naga melahirkan seorang anak laki-laki dan sebuah telur. Telur tersebut kemudian menjadi Komodo Betina.

“Cerita ini masih hidup hingga saat sekarang. Kami memang sangat dekat dengan Komodo. Kami bisa hidup berdampingan secara damai dengan Komodo-Komodo di sini. Tidak pernah saling mengganggu,” tutur Abdurahman lagi.

Para peserta famtrip juga berkesempatan Daftar Joker123  berinteraksi dengan beberapa orang Suku Komodo. Khususnya kepada anggota Suku Komodo yang berjualan beragam souvenir di kawasan destinasi Loh Liang. Bentuknya Patung Komodo, Topeng khas Suku Komodo, Asesoris, hingga beragam T-Shirt.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menerangkan, Suku Komodo unik.

Suku ini mendiami Kampung Komodo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat. Kampung nelayan tersebut didiami oleh sekitar 800 kepala keluarga. Populasinya berada di angka 2.000 jiwa. Mayoritas menjadi nelayan dan beberapa aktif sebagai Ranger di Taman Nasional Komodo.

Mereka dipilih sebagai Ranger sebab dikenal dekat dengan Komodo. Segala perilaku dan kebiasaan Komodo sangat mereka pahami. Saking dekat, di sana muncul istilah ‘berbagi dapur’ antara Suku Komodo dengan Komodo.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *