Korban Tewas Pesawat Terbelah 2 di India 17 Orang

Korban Tewas Pesawat Terbelah 2 di India 17 Orang, – Proses evakuasi korban pesawat yang terbelah menjadi dia bagian di India masih berlangsung. Hingga saat ini korban tewas tercatat ada 17 orang.

“Kami masih memastikan jumlah korban,” kata Petugas Medis Distrik di dekat kota Malappuram, Sakeena, seperti dilansir dari AFP, Sabtu.

Pejabat Kozhikode Seeram Sambasiva, mengatakan dari 17 orang yang tewas itu, 2 di antaranya merupakan pilot.

Jumlah korban tewas karena pesawat maskapai Air India Express tergelincir di Bandara Calicut (Kozhikode), Kerala, India pada Jumat malam terus bertambah hingga 17 orang.

Berdasarkan keterangan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA), pesawat yang mengangkut 191 orang itu jatuh ke lembah. Dan jumlah korban tewas bisa meningkat mengingat lebih dari 100 orang terluka. Sebanyak 15 di antaranya dalam kondisi kritis.

Polisi senior setempat Abdul Karim mengatakan kepada AFP bahwa sedikitnya 15 penumpang dalam kondisi serius dan dirawat di rumah sakit setempat.

“Kami khawatir jumlah korban tewas akan bertambah. Operasi penyelamatan sudah selesai. Saat ini kami sedang mengumpulkan dan memilah barang milik warga dan barang berharga di sekitar landasan,” ujarnya.

Maskapai ini membawa 191 penumpang. Dengan rincian 174 penumpang, 10 bayi, dua pilot dan lima awak kabin di pesawat itu.

Sesuai daftar pasien yang dilihat AFP, di antara korban tewas termasuk bayi berumur 10 bulan dan balita berusia 1,5 tahun.

Kemudian, korban yang meninggal lainnya adalah Deepak Santhe, salah satu pilot pesawat nahas itu.

Petugas senior kepolisian lokal Abdul Karim menyatakan kepada AFP, kelimabelas korban kritis tengah di rawat di rumah sakit.

Media lokal yang mengutip data dari situs pelacakan penerbangan mencatat pesawat berusaha mendarat dua kali.

Menurut kementerian penerbangan, pesawat itu jatuh 10 meter (35 kaki) menuruni lereng dari ujung landasan yang disebut landasan pacu.

Rekaman televisi menunjukkan badan pesawat jet itu terbelah dan dikelilingi oleh personel darurat yang menyemprot bodi pesawat dengan air meskipun tidak ada tanda-tanda kebakaran.

Insiden ini terjadi pada Jumat pukul 19.00 waktu setempat di tengah hujan deras.

Saat diwawancara oleh stasiun TV setempat, para korban yang selamat menyebut pesawat naik dan turun berkali-kali sebelum mendarat di tengah hujan.

Petugas penyelamat dan warga segera ke lokasi kejadian untuk membantu penumpang keluar dari pesawat.

Perdana Menteri India Narendra Modi ikut berduka atas kecelakaan tersebut.

“Sangat sedih atas kecelakaan pesawat di Kozikhode. Turut berduka cita kepada mereka yang ditinggalkan orang tercinta. Untuk mereka yang terluka semoga dapat segera pulih,” ujar Modi melalui akun Twitter @narendramodi.